Luncurkan Primacy 4, Ban Michelin Andalkan Dua Keunggulannya

PT Michelin Indonesia meluncurkan ban mobil terbarunya Michelin Primacy 4 yang memiliki keunggulan seperti keamanan tahan lama dan performa ban terbaik pada saat baru maupun aus. Engineering Support PT Michelin Indonesia, Mochammad Fachrul Rozi mengatakan, Michelin Primacy 4 memiliki dua teknologi baru yang membuat performa ban maksimal pada saat baru maupun aus.

“Michelin Primacy 4 hadir sebagai generasi terbaru dengan dua teknologi inovatif yang dikembangkan selama 3 tahun yakni Evergrip Technology dan 2nd-Generation Silent Rib Technology. Evergrip Technology memiliki dua fitur utama yaitu alur ban baru yang memberikan ruang pembuangan air 50% lebih besar, sehingga daya cengkram lebih baik pada permukaan basah.,” ujar Rozi di Jakarta belum lama ini.

Selain itu, senyawa karet berperforma tinggi generasi terbaru menyatukan senyawa karet dan silika lebih kuat dan merata yang memberikan energi secara bersamaan saat menyentuh aspal.Dengan kedua fitur utama dari EverGrip Technology tersebut membuat daya pengereman lebih baik di lintasan basah, bahkan ketika ban aus.

Teknologi kedua adalah 2nd-Generation Silent Rib Technology yang memberikan fitur inter-locking bands untuk meminimalisir perubahan pada tapak ban saat berputar. Hal tersebut dapat mengurangi efek pemompaan udara, sehingga ban lebih senyap dan memberikan daya peredam kejut yang lebih baik terhadap rintangan di jalan serta memberikan kenyamanan berkendara.

Melalui pengujian TÜV Rheindland Thailand Ltd., menunjukkan Michelin Primacy 4 mampu mengerem 2,5 meter lebih pendek pada saat baru dan 5,1 meter lebih pendek pada saat aus dibandingkan dengan merek premium lainnya.

Marketing Director PT Michelin Indonesia, Putu Yudha mengaku angka pengereman tersebut terhitung pada kecepatan 80 km/jam hingga 0 km/jam atau berhenti total. “Michelin Primacy 4 akan ditujukan bagi segmen mobil penumpang sedan berkapasitas 1.500 cc keatas dan mobil Multi Purpose Vehicle (MPV),” imbuhnya.

Michelin Primacy 4 akan mulai dipasarkan di Indonesia pada Juli 2018 dengan ketersediaan ukuran mulai dari ring diameter 15 hingga 18 inci. Untuk harganya sendiri dibanderol sebesar Rp 1 juta untuk varian ring paling kecil dan untuk harga termahal dibanderol sebesar Rp 2 juta untuk varian ring terbesar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *